Peringati Milad BAZNAS ke-25, Bupati Ngawi Salurkan Bantuan RTLH hingga Beasiswa SKSS

NGAWI – Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, secara resmi menghadiri acara Kick Off Milad BAZNAS ke-25 yang dirangkaikan dengan penyaluran (pentasarrufan) berbagai program bantuan dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Ngawi. Acara ini menjadi momentum penguatan peran zakat dalam mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Ngawi.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyaluran bantuan strategis melalui program Ngawi Cerdas dan Ngawi Makmur yang menyasar berbagai lapisan masyarakat yang membutuhkan.
Sinergi Pembinaan BAZNAS Jawa Timur
Dalam sambutannya, Bupati Ony Anwar Harsono memberikan apresiasi khusus kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Ia menekankan bahwa kemajuan tata kelola zakat di Ngawi tidak lepas dari peran aktif provinsi dalam memberikan arahan.
“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya BAZNAS Provinsi Jawa Timur yang telah konsisten membina dan membimbing BAZNAS Ngawi. Melalui pendampingan ini, BAZNAS Ngawi mampu bertransformasi menjadi lembaga yang lebih profesional, transparan, dan manfaatnya semakin dirasakan nyata oleh masyarakat,” ungkap Bupati Ony.

Kegiatan ini diwarnai dengan penyerahan bantuan secara simbolis yang mencakup beberapa aspek krusial bagi kesejahteraan warga:
Santunan Anak Yatim: Sebagai bentuk kepedulian sosial dan pemenuhan hak-hak anak.
Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH): Bantuan perbaikan hunian agar masyarakat memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan sehat.
Bantuan Gerobak Usaha: Dukungan konkret untuk pemberdayaan ekonomi sektor UMKM agar keluarga penerima manfaat bisa mandiri secara finansial.
Program SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana): Bagian dari Ngawi Cerdas, program beasiswa pendidikan tinggi ini bertujuan memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan formal.

Bupati berharap sinergi antara BAZNAS Provinsi dan Kabupaten terus terjaga, terutama dalam sinkronisasi data kemiskinan agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran. Dengan adanya bantuan alat kerja seperti gerobak dan beasiswa jangka panjang seperti SKSS, diharapkan angka ketergantungan sosial di Ngawi dapat menurun secara signifikan.