Buka Gebyar BUMDesma DAMP di Lapangan Sine, Bupati Ngawi Dorong Kemandirian Ekonomi 19 Kecamatan

NGAWI – Bupati Ngawi secara resmi menghadiri dan membuka gelaran Gebyar BUMDesma DAMP (Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat) Kabupaten Ngawi yang dipusatkan di Lapangan Kecamatan Sine, Sabtu (11/7/2026). Acara yang menjadi agenda rutin tahunan ini digelar megah sebagai ajang silaturahmi sekaligus ruang promosi produk-produk unggulan desa dari 19 kecamatan se-Kabupaten Ngawi.
Mengusung semangat roda perekonomian lokal, gelaran tahun ini menyuarakan jargon utama “Ngawi Tumbuh Berdaya, Berbudaya”. Jargon ini merefleksikan komitmen pemerintah daerah untuk memajukan ekonomi masyarakat dengan tetap berpijak pada akar budaya lokal.

Gebyar BUMDesma DAMP ini dirancang sebagai wadah strategis bagi seluruh pengelola BUMDesma di Kabupaten Ngawi untuk memperkuat jejaring bisnis dan saling bertukar inovasi.
Dalam arahannya di hadapan warga dan pengelola BUMDesma yang memadati Lapangan Sine, Bupati Ngawi menyampaikan rasa bangga atas konsistensi pelaksanaan gebyar tahunan ini. Beliau menekankan bahwa kemandirian ekonomi desa adalah kunci utama agar Kabupaten Ngawi bisa terus tumbuh.
“Lewat tema ‘Ngawi Tumbuh Berdaya, Berbudaya’, kita ingin memastikan bahwa ketika ekonomi desa kita bergerak maju dan berdaya secara finansial, nilai-nilai budaya dan gotong royong kita tidak boleh luntur. Keduanya harus berjalan beriringan,” tegas Bupati dalam sambutannya.

Bupati juga mengapresiasi kontribusi nyata BUMDesma DAMP di 19 kecamatan yang selama ini dinilai konsisten membantu memberikan akses permodalan dan pemberdayaan bagi masyarakat bawah, sehingga ketergantungan terhadap lembaga keuangan informal bisa ditekan.
Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Ngawi, didampingi oleh jajaran kepala dinas terkait, Forkopimcam Sine, serta perwakilan pengelola BUMDesma dari seluruh wilayah di Ngawi. Usai membuka acara, Bupati bersama rombongan menyempatkan diri meninjau langsung stan pameran dari tiap kecamatan untuk mencicipi kuliner khas dan membeli produk lokal yang dipamerkan.