Bupati Ngawi Buka FKP RKPD 2027: Fokus Ekspansi Program Unggulan dan Kemandirian Ekonomi

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi resmi memulai tahapan penyusunan rencana pembangunan untuk tahun mendatang. Bupati Ngawi secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Ngawi Tahun 2027, yang bertempat di Gedung Pertemuan Wedya Graha, Rabu (7/1).


Kegiatan strategis ini mengusung tema “Ekspansi Program Unggulan dan Integrasi Sistem Menuju Kemandirian Ekonomi Berbasis Berkelanjutan.”
Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah dan pemangku kepentingan, di antaranya:
• Wakil Bupati Ngawi
• Ketua DPRD Kabupaten Ngawi
• Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ngawi
• Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur
• Para Kepala OPD se-Kabupaten Ngawi
• Camat, Tokoh Masyarakat, serta jajaran Stakeholder terkait.


Dalam sambutannya Bupati Ony Anwar Harsono sebelum membuka forum secara resmi, Bupati Ngawi menekankan bahwa FKP ini merupakan wadah krusial untuk menjaring aspirasi.
“Tujuan utama dari forum ini adalah untuk melakukan inventarisasi program-program prioritas yang ada di Kabupaten Ngawi. Kita harus memastikan bahwa setiap program yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan sejalan dengan visi besar daerah,” ujar Bupati.

Menyikapi kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat, Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Ngawi harus mulai bergerak mandiri secara finansial. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Strategi utama yang akan ditempuh adalah melalui Optimalisasi Pendapatan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Langkah ini bukan sekadar kenaikan rata, melainkan penyesuaian yang berbasis pada realitas di lapangan.
Fokus penyesuaian NJOP akan menyasar wilayah-wilayah tertentu, yaitu:
1. Kawasan Strategis: Wilayah yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
2. Alih Fungsi Lahan: Lahan yang telah berubah status dari pertanian ke non-pertanian.
3. Kawasan Industri: Area pengembangan pabrik dan pusat produksi.
4. Kawasan Perumahan: Pemukiman baru yang terus berkembang di wilayah Ngawi.


“Dengan melakukan penyesuaian NJOP terhadap tempat-tempat strategis dan kawasan industri, kita berharap kemandirian ekonomi daerah dapat tercapai tanpa membebani sektor-sektor yang belum siap,” pungkas Bupati.

Penutup Forum ini diharapkan menghasilkan rumusan RKPD yang solid, sehingga integrasi sistem pembangunan di Kabupaten Ngawi pada tahun 2027 dapat berjalan lebih efisien dan berkelanjutan.

Penutup Forum ini diharapkan menghasilkan rumusan RKPD yang solid, sehingga integrasi sistem pembangunan di Kabupaten Ngawi pada tahun 2027 dapat berjalan lebih efisien dan berkelanjutan.