Ngawi – Untuk mengatasi dampak inflasi dan memastikan ketersediaan pasokan pangan, Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Kabupaten ngawi bersama Kecamatan Ngawi dan Kelurahan Margomulyo mengadakan Gerakan Pangan Murah secara serentak. Acara yang dilangsungkan di halaman Kantor Kelurahan Margomulyo, Ngawi, ini juga menjadi bagian dari kegiatan video conference (vidcon) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang diikuti oleh seluruh provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia.

​Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Wakil Bupati Ngawi, Dr. Dwi Rianto Jatmiko, M.H., M.Si.; perwakilan dari Kodim 0805 Ngawi; Kepala Dinas Pertanian; serta unsur Forum Pimpinan Kecamatan (Forpincam) Ngawi.

​Gerakan ini diawali dengan bazar pangan murah yang diserbu oleh masyarakat. Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur dijual dengan harga terjangkau, jauh di bawah harga pasar. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah tantangan ekonomi.
​Setelah bazar, acara dilanjutkan dengan video conference bersama Kemendagri. Vidcon ini menjadi wadah bagi pemerintah pusat dan daerah untuk berkoordinasi dan memantau langsung pelaksanaan gerakan pangan murah di seluruh wilayah Indonesia. Melalui vidcon ini, Kemendagri dapat memastikan bahwa upaya stabilisasi harga dan pasokan pangan berjalan efektif dan merata.

​Wakil Bupati Ngawi, Dr. Dwi Rianto Jatmiko, menyambut baik kolaborasi ini. Ia menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan laju inflasi, khususnya di Kabupaten Ngawi. “Sinergi pemerintah daerah, dan masyarakat adalah kunci untuk menciptakan ketahanan pangan yang kuat,” ungkapnya.