Bupati Ngawi Buka Bimtek Optimalisasi Opsen PKB dan BBNKB demi Genjot PAD

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Badan Keuangan (Bakeu) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Optimalisasi Pengelolaan Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Kegiatan yang berlangsung di Hotel Nata Azana Ngawi ini dibuka secara resmi oleh Bupati Ngawi dan dihadiri oleh jajaran pejabat terkait serta jajaran aparatur pengelola keuangan daerah.
Bimtek ini diselenggarakan sebagai langkah strategis Pemkab Ngawi dalam menyesuaikan regulasi pengelolaan keuangan daerah terbaru, khususnya terkait skema opsen pajak daerah guna memaksimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam arahannya, Bupati Ngawi menekankan pentingnya sinergi dan efisiensi pengelolaan sektor pajak kendaraan bermotor untuk menopang pembiayaan pembangunan daerah.
“Melalui optimalisasi skema opsen PKB dan BBNKB ini, kita berharap penerimaan kas daerah dapat meningkat secara signifikan. Transparansi, akuntabilitas, serta integrasi sistem pengelolaan keuangan menjadi kunci agar alokasi pendapatan ini benar-benar berdampak pada kemajuan daerah dan pelayanan publik di Kabupaten Ngawi,” ujar Bupati.

Beberapa poin utama yang menjadi fokus pembahasan dalam Bimtek ini meliputi: Penerapan Regulasi Opsen Pajak: Pemahaman mendalam mengenai mekanisme pemotongan langsung (split-payment) dan pengalokasian opsen PKB serta BBNKB ke kas daerah. Peningkatan koordinasi antara Bakeu Kabupaten Ngawi, Badan Pendapatan Daerah provinsi, serta instansi terkait seperti Samsat.
Pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan akurasi pendataan potensi wajib pajak dan mempercepat proses penyetoran kas daerah.
Melalui pelaksanaan Bimtek ini, Pemerintah Kabupaten Ngawi optimistis pengelolaan penerimaan sektor pajak dapat berjalan lebih efektif, akuntabel, dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan PAD Kabupaten Ngawi secara berkelanjutan.