Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi mencanangkan Deklarasi Pembangunan Sanitasi Permukiman dan Penurunan Stunting bertempat di Pendopo Wedya Graha, Selasa (20/8).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh beberapan instansi dari Provinsi Jatim diantaranya Bappeda, Dinkes serta Anggota Pokja Sanitasi Provinsi Jawa Timur.

Dalam sambutannya Bupati Ngawi Ir. H. Budi Sulistyono menyampaikan percepatan penurunan stunting tidak dapat diselesaikan sendiri oleh sektor kesehatan, melainkan harus dilakukan secara bersama-sama melalui penguatan komitmen daerah serta koordinasi lintas sekor.

Komitmen Pemerintah Daerah sangat penting dalam memastikan program penurunan stunting dan perlu direncanakan dan dianggarkan didalam dokumen perencanaan di daerah.

Paket kebijakan penurunan stunting diantaranya :

  1. Ngawi Ramah (Ngawi Nyawiji Ngramut Limbah lan Sampah)
  2. Gemah Ripah (Gerakan Ambil Sampah Jadi Rupiah)
  3. Pola Satu Kasih Lima Sayang (Program Pengelolaan Sampah Terpadu, Kualitas Air Bersih, Limbah Aman Sanitasi Masyarakat Ngawi)
  4. Ngawi Ber-Acting (Ngawi Bersama Aksi Cegah Stunting)

Mengakiri sambutanya Bupati ngawi Ir. H. Budi Sulistyono juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik dan menggantinya dengan bahan-bahan yang mudah diurai.

Pencanangan tersebut ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama oleh Bupati Ngawi serta penyerahan 
makanan tambahan gizi dan pemberian sepasang ayam untuk masyarakat ngawi yang berdampak stunting.