Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Perdagangan Perindustrian Dan Tenaga Kerja meresmikan 11 Pasar Wisata, Rumah Kemasan, Dan Klinik Bisnis di Pasar Jogorogo, Minggu (29/12).

Bupati Ngawi Ir. H. Budi Sulistyono melakukan pemotongan pita sebagai tanda diresmikan dan dibukanya 11 Pasar Wisata, 1 Rumah Kemasan, Dan 1 Klinik Bisnis

Hadir dalam acara tersebut Bupati Ngawi Ir. H. Budi Sulistyono, Anggota DPRD, Kepala OPD, Camat dan tamu undangan yang lain.

Pasar rakyat selalu dikonotasikan dengan keadaan kumuh, pengap, kotor dan penuh dengan sampah, dimana semua itu sangat tidak mengenakkan sebagai julukan yang menempel pada pasar rakyat sehingga tidak salah apabila pasar rakyat mulai ditinggalkan oleh pembeli. Menyadari akan hal itu, Pemerintah Kabupaten NGawi tidak berpangku tangan. Didukung oleh Nawa Cita Pemerintah Jokowi pada periode pertama, dimana salah satunya dalah diluncurkannya Program Revitalisasi Pasar 5000 pasar rakyat.

Dalam sambutannya Bupati Ngawi Ir. H. Budi Sulistyono menyampaikan 4 prinsip Revitalisasi Pasar sesuai Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 61 Tahun 2015 meliputi : Revitalisasi Fisik, Revitalisasi Manajemen, Revitalisasi Sosial Budaya, dan Revitalisasi Ekonomi.

“Memasuki Era Industrialisasi 4.0 dimana semua berbasis online maka pasar daerah juga harus berbenah, semula pasar hanya sebagai tempat transaksi saja maka kini harus juga menjadi pusat destinasi wisata. Kreativitas dimunculkan dengan kios bercat warna – warni, diberikan payung cantik di depan pasar, lampu warna – warni, dan di sediakan pusat cinderamata, maka diharapkan dengan perubahan ini semua masyarakat akan mencitai pasar rakyat dan kembali berbelanja di pasar”. Tambah Budi Sulistyono